Wow Keren, Indonesia Punya Pusat Pengembangan Bambu di Sleman


Pertanianku – Komoditas bambu di Indonesia memang tidak terlalu terekspos oleh masyarakat. Namun, ternyata Indonesia memiliki pusat pengembangan bambu yang bernama Bambooland di Dusun Ngepring, Purwobinangun, Pakem, Sleman.

Foto: pexels

Bambooland baru saja diresmikan. Peresmian dilakukan Bupati Sleman bersama Perwakilan Pemprov DIY, Sekretariat Negara, Dubes Australia, Rektor UIN Sunan Ampel, dan Rektor Universitas Islam Indonesia.

Ketua Program Bambooland, Faruq Haqi menuturkan, Bambooland merupakan semangat dan bentuk pemuliaan tanaman bambu Indonesia dan produk turunannya. Itu dilakukan melalui penguatan dan pendampingan masyarakat pemanfaatan yang beradab dan lestari.

Ia menilai, Bambooland di Purwobinangun jadi wahana mengembangkan potensi bambu yang ada di Dusun Ngepring. Program Bambooland di Dusun Ngepring sendiri merupakan satu dari 25 proposal yang didanai Pemerintah Australia, menyisihkan 267 proposal yang masuk.

Faruq menambahkan, ketertarikan pengembangan program Bambooland di Sleman lantaran Sleman miliki kurang lebih 11 jenis bambu. Antusias warga setempat untuk mendapatkan pelatihan pun cukup tinggi, terlihat dari banyaknya pendaftaran yang melebihi target.

“Program ini mencakup pembibitan, penanaman dan produksi berupa kerajinan kerai, besek, furniture, dan interior,” ungkap Faruq.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengungkapkan apresiasi terpilihnya Sleman menjadi pusat pengembangan bambu. Lewat SK Bupati Sleman No.306/Kep.KDH/A/2013, Pemkab Sleman telah melakukan upaya menjadikan bambu sebagai komoditas unggulan, mengingat potensinya yang masih terbuka lebar.

“Dari segi ekonomis bambu merupakan tanaman yang mudah dan murah ditanam dan bisa diolah jadi berbagai kerajinan bernilai tinggi, dari segi ekologi, bambu berperan penting konservasi air dan lahan di koridor sempadan sungai sebagai kawasan perlindungan,” tuturnya.

Baca Juga:  Cara Mudah Menanam Bunga Hias dalam Pot
loading...
loading...