Wow! Ternyata Bisa Berkebun di Atas Batu Split

Pertanianku Batu split sering dijadikan sebagai salah satu bahan baku pembuatan bangunan. Batu ini merupakan cacahan (pecahan kecil) dari batu berukuran besar. Saat ini batu tersebut bisa dijadikan sebagai media tanam sayur. Yuk, simak penjelasannya.

batu split
foto: pertanianku

Batu split bisa dipakai oleh para petani yang menanam berbagai sayuran organik. Namun, batu ini miskin nutrisi. Oleh karena itu, jika akan digunakan sebagai media tanam, Anda memerlukan nutrisi tambahan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Tanpa nutrisi tanaman, batu ini hanya menjadi penopang tanaman dan tanaman akan tumbuh tidak sempurna karena tidak ada nutrisi.

Berkebun dengan batu split lebih baik dilakukan pada greenhouse agar lebih memudahkan Anda mengontrol tanaman dari serangan hama dan penyakit dan tanaman dapat tumbuh lebih mudah.

Loading...

Persiapan

Persiapan yang harus Anda lakukan adalah siapkan bak yang terbuat dari kayu berukuran 0,4 m × 24 m × 0,1 m. Setelah itu, buatlah jarak tanam dengan ukuran 10 cm × 10 cm. Total populasi tanaman yang dapat tumbuh pada ukuran bak tersebut adalah 96 tanaman. Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah membersihkan batu split dari lumut, kotoran, dan endapan nutrisi.

Pembersihan batu split dapat dilakukan dengn cara mengalirkan air bersih ke dalam bak. Pencucian media batu berfungsi untuk mencegah kontaminasi penyakit yang disebabkan oleh cendawan atau lumut yang tumbuh pada media batu. Selain itu, pencucian juga berfungsi meluruhkan endapan nutrisi yang dapat menjadi racun bagi tanaman.

Penanaman

Proses penanaman dapat diawali menanam bibit dengan jarak tanam yang digunakan adalah 10 cm × 10 cm pada media yang sudah dibersihkan. Masukkan nutrisi dengan cara mengalirkannya ke dalam bak melalui pipa PVC berdiameter ¾ inci atau setara 2 cm. Pipa dilobangi dengan paku yang dipanaskan dengan jarak 10 cm.

Baca Juga:  Jenis Tanaman Tumpangsari yang Tepat di Bawah Naungan Pohon Kayu

Benih harus disemai terlebih dahulu pada media tanah yang ditempatkan dalam wadah plastik. Setelah muncul 3—4 daun, bibit siap dipindahkan ke dalam bak. Anda harus berhati-hati saat memindahkan bibit agar akarnya tidak terpotong. Jika akar tanaman terpotong, tumbuhan akan stres dan mati.

Tips dalam pemeliharaan

Agar nutrisi mengalir merata ke seluruh bak, buat bak miring dengan sudut 15°. Pada ujung bak, berikan lubang agar nutrisi kembali pada bak penampungan serta tidak terbuang dan mengendap. Sumber nutrisi berasal dari campuran 20 kg kompos, 20 kg kotoran sapi, dan 20 kg kotoran ayam yang telah terfermentasi.

Jika tanaman menguning, padahal pemberian nutrisi tetap pada dosis yang dianjurkan, berarti nutrisi sudah harus diganti.

 

 

Loading...
Loading...