Yuk Kenalan dengan Hewan Mata Besar Tarsius

Pertanianku – Di Indonesia memiliki primata terkecil di dunia yaitu tarsius yang memiliki panjang tidak sampai 10 cm. tarsius memiliki mata super bulatnya menggemaskan.

Yuk Kenalan dengan Hewan Mata Belo Tarsius

Dilansir dari DetikTravel (17/6), terdapat 7 jenis tarsius di Indonesia yakni tarsius syrichta, tarsius bancanus, tarsius tarsier, tarsius dentatus, tarsius lariang, tarsius pelengensis, Tarsius sangirensis, tarsius tumpara dan tarsius pumilus. Hewan ini habitat hidupnya menyebar di Pulau Sumatera khususnya Bangka Belitung, Pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Loading...

Tarsius merupakan salah satu satwa yang dilindungi pemerintah. Status konservasinya sendiri menurut IUCN (International Union for the Conservation of Nature) termasuk vulnerable alias rentan untuk punah. Bentuknya yang menggemaskan dan kecil kerap diburu oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Tarsius jika dilihat dari bentuk wajahnya sungguh lucu. Matanya besar dan telinganya lebar, mirip sebuah topeng. Tarsius yang paling kecil ukurannya hanya mencapai 93–98 milimeter. Beratnya pun tidak mencapai 1 kg. tarsius biasanya hidup dipepohonan. Nama Tarsius diambil berdasarkan ciri fisik tubuhnya yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki mereka. Sehingga, memudahkan tarsius dapat melompat sejauh 3 meter dari satu pohon ke pohon lainnya.

Keunikan tarsius sebenernya terletak pada matanya yang beukuran besar dan melotot. Konon ukuran mata tarsius lebih besar dibandingkan dengan otaknya. Mata tarsius digunakan untuk melihat dengan tajam di kegelapan malam. Sebab, hewan berbulu abu-abu dan merah ini masuk ke dalam golongan hewan nokturnal, yang artinya lebih aktif di malam hari.

Tarsius juga memiliki kunikan dari bentuk kepalanya. Kepala tarsius dapat berputar 180 derajat untuk memperhatikan kondisi sekitar. Ditambah dengan telinga yang mampu mendeteksi gerak-gerik hewan lainnya, akan membuat tarsius lebih mudah berburu mangsanya dan bertahan hidup.

Baca Juga:  Penyakit Leishmaniasis, Penyakit Zoonosis yang Ditularkan Lalat Pasir ke Manusia

hewan mungil ini biasanya memakan serangga seperti kecoa, jangkrik,burung, dan ular yang ukurannya kecil. Tarsius menandakan wilayah kekuasaan mereka dengan urin dan disebut juga sebagai hewan yang setia terhadap pasangannya.

Jika Anda ingin melihat secara langsung Anda dapat mengunjungi Kalimantan, karena disanalah habitat asli tarsius di alam liar dan jauh dari pemukiman manusia. Untuk di Bangka Belitung, tempat untuk melihatnya ada di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Kabupaten Belitung Timur.

Di dalam kantor dinas tersebut, dibuat kebun binatang mini. Salah satu satwa penghuninya adalah tarsius. Pihak dinas pariwisata setempat memang ingin mengubah kantornya sebagai tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi wisatawan.

Kemudian untuk di Sulawesi ada di beberapa tempat seperti, Taman Nasional Bantimurung di Sulawesi Selatan, Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus dan Taman Margasatwa Tandurusa di Bitung, Sulawesi Utara. Beberapa tarsius dimasukkan dalam kandang untuk dirawat dan dilestarikan.

Loading...
Loading...