Yuk, Kenalan dengan Ikan Uaru


Pertanianku – Ikan uaru adalah ikan dari keluarga cichlidae, hidup di Sungai Amazon,  Brasil, dan masuk ke Indonesia pada 1980-an. Kulitnya berwarna kuning kecokelatan dengan sapuan warna hitam yang dimulai dari pangkal ekor sampai belakang insang, matanya berhiaskan garis merah serta kuning yang memutari pupil hitamnya. Gabungan warna itulah yang panjang badan ikan ini mencapai 25 cm. Membuatnya terlihat anggun.

Yuk, Kenalan dengan Ikan Uaru

Memelihara ikan uaru relatif gampang.  Di samping akuarium, filter air, dan aerator dibutuhkan juga air bersih serta pemberian pakan secara teratur. Sepasang ikan uaru dengan ukuran 25 cm yang dipelihara dalam akuarium membutuhkan air sebanyak 300 liter dengan pH 7, tentunya air akuarium harus bersih.

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah suhu air. Ikan ini membutuhkan suhu yang tinggi untuk bertahan hidup, yaitu 24–26⁰ Celcius bagi ikan dewasa dan 28⁰ Celcius untuk yang yang berukuran 1 inci. Jadi sebaiknya akuarium Anda wajib dilengkapi heater atau pemanas.

Di habitatnya ikan ini memiliki kesukaan memakan tumbuhan dan larva ataupun cacing. Namun, jika sudah dimasukkan dalam akuarium pakannya pun bisa diatur secara perlahan. Ikan ini bisa diberikan makanan berbentuk udang kaleng serta cacing sutera (tubifex). Ikan uaru yang panjangnya tetap 2 inchi, diberi makanan berbentuk cacing sutera. Makanan diberikan saat pagi hari serta sore mendekati petang.

Penyakit yang mudah menyerang ikan uaru adalah velvet. Cirinya pada sirip terdapat bercak merah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah  memisahkan uaru yang sehat dari yang sakit agar tak menulari. Setelah dipisah, air untuk ikan uaru yang sakit harus dicampur obat pembasmi penyakit velvet yang berbentuk pomade serta blitzich, dan diperlukan juga garam dapur. Akuarium dengan kapasitas air 300 liter membutuhkan 1 sendok teh pomade, 50 gr garam dapur, serta 3 tetes blitzich. Kuras setiap dua hari sekali, ulangi hingga bercak merahnya hilang.

Baca Juga:  Mudahnya Budidaya Ikan Cupang
loading...
loading...