Pertanianku — Tanaman mahkota dewa asli dari Indonesia dan merupakan tanaman perdu, serta buahnya berwarna merah. Tanaman obat ini memiliki banyak khasiat sehingga sah-sah saja jika ingin merawat tanaman ini di rumah. Berikut ini cara menanam tanaman mahkota dewa.

- Pengolahan tanah
Tanah lebih dulu digemburkan, lalu diberi pupuk kandang sebanyak 20 ton/ha dan membuat lubang tanam yang digali sebesar 30×30×30 cm. Lubang tanam dibiarkan terbuka selama minimal seminggu agar terkena cukup sinar matahari.
- Pengadaan bibit
Ada dua jenis bibit yang bisa digunakan, yaitu bibit dari fase generatif (biji) dan bibit dari fase vegetatif (setek batang atau cangkok).
- Pemupukan
Lebih baik memakai pupuk alami atau organik. Tidak dianjurkan memakai pupuk kimia karena buah ini akan dimanfaatkan sebagai obat sehingga akan berpengaruh pada khasiat tanaman itu sendiri.
- Penyiraman
Penyiraman perlu dilakukan pada saat tanam dan sesudah tanam saat tanaman masih kecil. Hanya saja bila hari hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan. Setelah tanaman berumur 6 bulan sesudah tanam, penyiraman relatif tidak diperlukan karena jangkauan perakarannya sudah dalam.
- Penyiangan
Penyiangan dilakukan secara berkala sepanjang tahun. Hal ini dilakukan karena mahkota dewa termasuk tanaman tahunan. Penyiangan umumnya dilakukan selama 3—4 kali.
- Pemetikan
Buah bisa dipetik ketika tumbuhan berusia dua bulan. Buah yang sudah matang dan siap dipetik memilki ciri-ciri antara lain kulit buah berwarna marun dan berbau manis.






























