Sederet Manfaat Daun Ketapang untuk Budidaya Perikanan

Pertanianku — Ketapang atau Terminalia catappa sangat lazim ditemukan tumbuh di pekarangan. Pohon ini memiliki batang yang tinggi lurus dan daunnya berwarna hijau lalu berubah merah ketika akan gugur. Saat ini pohon ketapang banyak dicari orang karena terbukti memiliki banyak manfaat, apalagi untuk penggemar cupang. Berikut ini beberapa manfaat daun ketapang untuk budidaya perikanan.

daun ketapang
foto: Trubus

Budidaya sidat

Dalam budidaya sidat, daun ketapang berfungsi sebagai penjaga kestabilan tingkat keasaman air dan menyerap senyawa berbahaya. Di dalam daun ketapang terdapat kandungan tannin yang bermanfaat sebagai antibakteri alami.

Budidaya ikan patin

Pembudidaya ikan patin kerap dihantui oleh serangan penyakit motile aeromonas septicaemia (MAS) yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian hampir 100% pada ikan patin.

Berdasarkan hasil riset D. Wahjuningrum., N Ashry, dan S. Nuryati dari Departemen Budidaya Perairan Institut Pertanian Bogor, penyuntikan 60 gram per liter daun ketapang selama 7 hari terbukti efektif mencegah serangan MAS.

Patin yang diberikan penyuntikan ketapang, tingkat kematiannya mencapai 6,67%. Sementara itu, patin yang tidak mendapat perlakuan, tingkat kematiannya lebih tinggi, yakni 13,33%. Keberhasilan tersebut disebabkan oleh kandungan flavonoid pada daun ketapang yang dapat menghambat peradangan dan meningkatkan kerja organ penghasil darah.

Budidaya udang galah

Selain menaikkan pH air, daun ketapang bisa digunakan sebagai antibiotik alami pada pembenihan udang galah. Menurut peneliti di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Salabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Dasu Rohmana, daun ketapang mengandung tannin dan senyawa alkaloid yang berfungsi sebagai antibiotik.

Caranya, gantungkan 15 lembar daun ketapang di pipa PVC yang membelah lebar kolam. Biarkan daun-daun itu terendam di dalam air. Biasanya, air akan tampak lebih gelap dan itu termasuk wajar karena benur pun merasa nyaman dalam kondisi tersebut. Daun ketapang perlu rutin diganti setiap minggu sampai benih udang galah siap dipindahkan ke kolam pembesaran.

Baca Juga:  Rumput Laut Asal Tual dan Maluku Disiapkan Jadi Komoditas Ekspor