Cara Budidaya Talas di Lahan Pertanian dengan Baik dan Benar


Pertanianku — Ada banyak tanaman pangan yang bisa dibudidayakan, namun hanya sedikit yang mampu bertahan di musim hujan. Salah satunya yang sangat bagus untuk dibudidayakan ialah talas. Lantas, bagaimana cara budidaya talas di lahan pertanian?

cara budidaya talas di lahan pertanian
Foto: Google Image

Masyarakat pasti sudah tahu tanaman umbi yang satu ini, keberadaannya memang sangat diminati banyak orang. Talas atau Calocasia esculenta L. Schott merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang memiliki kandungan karbohidrat dengan rasa yang enak.

  1. Syarat tumbuh

Budidaya talas sangat mudah karena talas tidak menuntut syarat khusus untuk tumbuh. Tanaman talas bisa tumbuh pada segala jenis tanah dan dapat tumbuh pada ketinggian antara 0—1.300 m dpl. Sebenarnya, budidaya talas dapat tumbuh di segala kondisi curah hujan, namun pertumbuhannya akan dapat optimal pada keadaan lembap dengan curah hujan berkisar 1.000 mm per tahun.

  1. Pembibitan

Pembibitannya dilakukan dari anakan atau tunas tanaman talas sebelumnya. Bibit yang baik, yakni diambil dari anakan kedua atau ketiga yang telah berumur 5—7 bulan. Lalu, pindahkan anakan dari pohon induk dan simpan pada tempat yang lembap sebelum ditanam pada lahan.

  1. Penanaman

Jika bibit dan lahan sudah siap, Anda bisa langsung melakukan proses penanaman. Jarak tanam yang pas berkisar 75 × 75 cm agar tidak terlalu berhimpitan atau terlalu renggang dengan kedalaman tanam berkisar 30 cm. Waktu memulai penanaman yang baik, yakni pada awal musim hujan.

  1. Pemupukan

Pemupukan dasar dicampurkan pada tanah lahan bedengan. Ini bertujuan menambah nutrisi-nutrisi baik pada tanah untuk pertumbuhan budidaya talas. Pemupukan susulan pada budidaya talas juga sangat diperlukan sekali agar talas menghasilkan kualitas yang baik.

  1. Pemeliharaan

Lakukan penyulaman selambat-lambatnya berumur 15 hari setelah tanam. Penyulaman pada budidaya talas harus dilakukan dengan segera agar tanaman bisa tumbuh serempak dan waktu panen bisa dilakukan bersamaan. Penyulaman dilakukan dengan cara mencabut tanaman yang gagal tumbuh.

Baca Juga:  4 Cara Paling Tepat Menentukan Musim Tanam

Apabila gulma atau rumput liar tumbuh banyak di sekitar tanaman, lakukan penyiangan dengan membersihkan rumput-rumput pengganggu tersebut. Jika banyak tumbuh anakan atau tunas, sebagian tunas perlu dibuang dan sisakan 1—2 tunas saja per rumpun tanaman supaya pertumbuhan talas baik.

  1. Panen

Panen talas sudah dapat dilakukan pada usia tanaman 6—7 bulan. Cirinya, daun sudah terlihat mengering. Cara memanen talas, yakni dengan melakukan pemangkasan daun dan sisakan pelepah sepanjang 30 cm.

Selanjuntya, gali tanah di sekitar tanaman. Hati- hati dalam melakukan pembongkaran supaya umbi tidak rusak. Lakukan pembersihan pada umbi dari tanah yang menempel.