Jenis Sapi Bakalan yang Cocok Jadi Sapi Potong

Pertanianku— Salah satu bagian penting saat memilih bakalan adalah menentukan jenis sapi bakalan yang akan diternakkan. Pemilihan jenis sapi bakalan harus disesuaikan dengan lokasi tempat dan kondisi peternakan. Untuk menentukan jenis sapi yang baik, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sifat-sifatnya. Berikut ini jenis sapi bakalan untuk sapi potong.

Jenis sapi bakalan
foto: Trubus

Sapi ongole

Sapi ongole berasal dari daerah tropis sehingga bakalan sapi ini relatif tahan terhadap cuaca panas. Sapi ongole juga tergolong tahan terhadap kerumunan serangga. Ongole juga memiliki daya hidup yang baik sewaktu masih pedet.

Bakalan ongole terkenal tahan terhadap beberapa serangan penyakit. Jenis bakalan ini mampu hidup dan tumbuh di dalam kondisi lingkungan yang kurang baik. Kualitas karkas bakalan ongole dapat mencapai 45–58 persen.

Peranakan ongole

Sapi peranakan ongole merupakan hasil persilangan antara sapi ongole yang tahan terhadap cuaca panas dan sapi dari luar yang berasal dari daerah dingin. Hasil persilangan ini dapat dibesarkan di daerah tropis karena mempunyai kemampuan adaptasi terhadap cuaca panas yang cukup baik.

Peranakan ongole juga tidak rentan terhadap serangan serangga dan memiliki kemampuan hidup yang baik pada tingkat pedet. Selain itu, peranakan ongole juga tahan terhadap serangan penyakit.

Bakalan peranakan ongole tergolong jinak dan mampu bertahan dalam lingkungan yang jelek. Peranakan ongole dapat menjadi sapi pedaging dan sapi pekerja serta cepat berproduksi.

Sapi bali

Sapi bali cocok untuk daerah tropis dan mampu bertahan hidup dengan baik pada ketinggian di bawah 100 m dpl. Populasi sapi bali di Indonesia cukup tinggi sehingga bakalannya mudah didapatkan. Tabiat sapi bali tergolong jinak dan mampu hidup dalam kondisi kurang baik.

Baca Juga:  Segudang Gizi Susu Kambing yang Rendah Laktosa

Sapi bali tergolong sapi lokal yang cukup bagus digemukkan. Selain itu, sapi bali terkenal efisien dalam memanfaatkan sumber pakan, persentase karkas tinggi, dan dagingnya rendah lemak.

Brahman

Sapi brahman merupakan hasil persilangan yang tahan terhadap cuaca di daerah tropis. Populasi brahman cukup tinggi sehingga bakalannya mudah didapatkan. Brahman tidak terlalu selektif terhadap pakan yang diberikan dan persentase karkas yang dihasilkan sebanyak 48,6–54,2 persen.

Limousin

Limousin cocok diternakkan di daerah yang sejuk, tubuhnya kekar dan berotot, serta lingkar dadanya besar. Limousin termasuk tipe pedaging dan karkasnya berkualitas.